Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Jumat, 26 Februari 2021

Adab Rasulullah #14: Menghormati Orang Tua

Ketika sedang berlangsung gencatan senjata yang dilakukan antara suku  Quraish dan umat Islam, salah seorang  ibu dari suku Quraish  datang mengunjungi putrinya. Dia adalah Qutayla bin Abdil Uzza, istri pertama dari Abu Bakar ra. Dan Qutayla pergi ke rumah putrinya yang bernama Asma binti Abu Bakar ra. 

Asma pun terkejut menjumpai ibunya yang menolak masuk Islam mengunjungi kediamannya. Qutayla bercerita kepada Asma bahwa dia kehabisan bahan makanan. Dia sudah mencoba berkeliling ke tetangganya, tetapi tetap tidak mendapatkan bantuan makanan. 

Setelah mendengar keluh-kesah ibunya, hati kecil Asma tergetar. Ia ingin sekali membantu kesulitan yang tengah ditanggung ibunya. Namun di sisi lain, ibunya adalah salah seorang musuh besar Islam. Ia takut kalau-kalau ada orang lain yang menyuruh ibunya untuk memata-matai umat Islam. 

Karena dilema, Asma memutuskan untuk menemui Rasulullah ﷺ. Setelah berjumpa dengan Rasulullah ﷺ, Asma membuka pembicaraan dan menjelaskan maksud kedatangannya. 

“Ya Rasulullah ﷺ, ibuku datang ke rumahku sebab ia kekurangan bahan makanan. Bagaimana aku harus bersikap ya Rasulullah ﷺ? Apakah aku tetap harus membantunya dan menjaga hubungan baik dengannya?” tanya Asma. 

“Ya, bantulah dia, dan tetaplah bersikap baik. Dia ibumu,” jawab Rasulullah ﷺ tegas.

Sahabat KESAN yang budiman, wajib hukumnya bagi setiap anak untuk berbakti kepada kedua orang tua, apa pun dan bagaimanapun kondisinya. Bahkan saat mereka menyekutukan Allah sekalipun, Allah tetap memerintahkan agar seorang anak harus hormat dan berbuat baik pada mereka. 

Meski di sisi lain, kita secara tegas tidak boleh mengikuti keyakinan (agama) mereka, termasuk tidak wajib menjalankan perintahnya jika perintah itu untuk berbuat maksiat atau melanggar ajaran Islam

Allah berfirman:

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا ۗوَاِنْ جَاهَدٰكَ لِتُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا ۗ

Dan Kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya (QS. Al-‘Ankabut [29]: 8).

Dalam ayat lain Allah berfirman:

وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖ

Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau mentaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik (QS. Luqman [31]:15).

Sementara itu, dalam sebuah riwayat Rasulullah ﷺ bersabda: 

فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا

Jagalah (rawatlah) dia (ibumu), sesungguhnya surga berada di bawah telapak kakinya  (HR. Nasa'i no. 3104). 

Referensi: HR. Bukhari no. 2620 & 5979 dan Muslim no. 103 

 ###

*Jika artikel di aplikasi KESAN dirasa bermanfaat, jangan lupa share ya. Semoga dapat menjadi amal jariyah bagi kita semua.Aamiin. Download atau update aplikasi KESAN di Android dan di iOS. Gratis, lengkap, dan bebas iklan. 

**Ingin menulis untuk KESAN dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id 

Bagikan artikel ini

Berita terkait