Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Minggu, 30 Juni 2019

Dahsyatnya Doa untuk Orang Tua dan Kaum Beriman

رَبَّنَا اغۡفِرۡ لِىۡ وَلـِوَالِدَىَّ وَلِلۡمُؤۡمِنِيۡنَ يَوۡمَ يَقُوۡمُ الۡحِسَابُ

Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua orang tuaku serta seluruh orang beriman pada hari terjadinya hisab (hari kiamat) (QS. Ibrahim: 41)

Nabi Ibrahim as. terlahir dari orang tua yang menyembah berhala. Bahkan ayah Nabi Ibrahim sendiri yang bernama Azar adalah pembuat dan penjual berhala. Sebagai hamba Allah dan anak dari kedua orang tuanya, Nabi Ibrahim berharap Allah SWT mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.

Disebutkan bahwa Nabi Ibrahim memanjatkan doa ini sebelum ia mengetahui betapa jelas dan keras kebencian orang tuanya terhadap ajaran tauhid yang dibawa oleh sang Nabi. Walaupun pada akhirnya ayahanda sang Nabi tetap menolak untuk beriman, ibunda sang Nabi, menurut sebuah riwayat, masuk Islam.

Selain mendoakan dirinya dan orang tuanya, Nabi Ibrahim juga mendoakan keselamatan segenap kaum beriman ketika mereka berhadapan dengan Allah SWT pada Hari Perhitungan. Di dalam Alquran berkali-kali kita bisa baca betapa Nabi Ibrahim AS bukan hanya sering berdoa untuk diri sendiri tetapi juga untuk kebaikan dan keselamatan orang lain.

Ini adalah sebuah contoh yang sangat baik. Sebab bukan hanya mendoakan orang lain menunjukkan keutamaan budi sang pengirim doa, tetapi juga ada keutamaan khusus dari mendoakan orang lain itu sendiri.

Rasulullah ﷺ bersabda, 

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Doa seorang Muslim untuk saudaranya, yang tidak berada di depannya, adalah doa yang dikabulkan. Setiap kali dia berdoa untuk kebaikan saudaranya, ada malaikat yang ditunjuk khusus untuk hal ini dan berkata: “Amin. Dan bagimu doa yang serupa” (HR. Musllim no. 2733, 2732 c)

Dengan kata lain, mendoakan kebaikan untuk muslim lain, berarti juga mendoakan kebaikan diri sendiri. Betapa luar biasanya kasih Allah kepada umatnya yang beriman pada-Nya. Maka sudah sepatutnya kita semua bersyukur dan mendoakan segenap umat Islam di mana pun dan kapan pun.

Referensi: Tafsir al-Jalalain

###

Tafsir doa juga dapat dibaca di konten Doa di KESAN

** Ingin menulis untuk Kesan dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id.

Bagikan artikel ini

Berita terkait