Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Minggu, 28 Juli 2019

Doa Agar Keluarga Tetap Beragama Islam

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَآ اُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَۖ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۚ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al-Baqarah: 128).

Dari Tafsir Al-Jalalain:

“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau.”

'Min' menyatakan ‘sebagian’ atau ‘di antara’ dan diajukan mereka (Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail) demikian karena firman Allah yang lalu, 'Dan janji-Ku ini tidak mencapai orang-orang yang aniaya.'

“Dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami.”

Nabi Ibrahim dan Ismail bertaubat kepada Allah padahal mereka maksum atau terpelihara dari dosa, disebabkan kerendahan hati mereka dan sebagai pelajaran bagi anak cucu mereka.

Dari Tafsir Ibnu Katsir:

Setelah meninggikan fondasi Kakbah dan berharap amalan mereka diterima Allah SWT, Nabi Ibrahim dan Ismail AS berdoa agar keturunan mereka tetap berada dalam Islam dan tetap konsisten mengerjakan manasik haji di kota suci Mekkah dengan baik dan benar. Karena apalah gunanya meninggikan fondasi Kakbah jika anak cucunya tidak percaya kepada Allah SWT? Mereka pun berdoa agar banyak keturunannya diteguhkan Islamnya. 

Diriwayatkan bahwa ketika Nabi Ibrahim AS berdoa agar diajarkan manasik haji, Malaikat Jibril pun turun ke bumi dan membawa sang Nabi ke Baitullah dan berkata, ‘Angkat fondasinya.’ Ibrahim pun mengangkat fondasinya menyelesaikan Baitullah. Jibril kemudian memegang tangan Ibrahim, membawanya ke As-Safa dan berkata, "Ini adalah salah satu ritual Allah."

 Dia kemudian membawanya ke Al-Marwah dan berkata, "Dan ini adalah salah satu ritual Allah." Dia kemudian membawanya ke Mina sampai ketika mereka mencapai 'Aqabah, mereka melihat Iblis berdiri di sebelah pohon.

Jibril berkata, 'ucapkan Takbir (Allah Maha Besar) dan lemparkan (kerikil) padanya.' Ibrahim pun bertakbir dan melemparkan (kerikil) pada Iblis.

Iblis kemudian pindah ke jamrah tengah. Dan ketika Jibril dan Ibrahim melewatinya, Jibril berkata kepada Ibrahim, 'ucapkan Takbir dan lemparkan padanya.' Ibrahim pun melempar kerikil dan bertakbir.

Iblis yang licik berusaha menambahkan beberapa perbuatan buruk ke dalam ritual haji, tetapi dia tidak berhasil.

Jibril mengambil tangan Ibrahim dan menuntunnya ke Al-Mash'ar Al-Haram dan `Arafat kemudian berkata kepadanya, 'Apakah kamu mengerti tentang apa-apa yang saya ajarkan tiga kali kepadamu.' Ibrahim berkata, “Iya (saya mengerti).”

Semoga dengan rutin membaca doa ini, kita dan keluarga kita senantiasa tetap dalam Islam dan jangan sampai pernah terpikir untuk meninggalkan Islam.

Kita boleh saja kehilangan harta, kita boleh saja bankrut, tetapi jangan sampai kita kehilangan Islam. Karena jika itu terjadi, kita telah kehilangan segalanya.

Ya Allah, tetapkan Islam dalam hati kami, dan hati keluarga kami. Selamanya. Aamiin.

###

Ingin menulis untuk Kesan dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id.

Bagikan artikel ini

Berita terkait