Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Minggu, 26 September 2021

Kisah Hikmah: Merdeka karena Al-Qur’an

Diceritakan bahwa Imam Ja’far Ash-Shadiq punya seorang pelayan laki-laki. Suatu hari, saat sang pelayan membawa wadah penuh air, ia terpeleset jatuh dan airnya menyiram wajah Imam Ja’far. Sontak saja beliau menatap pelayannya dengan wajah merah padam.

Sang pelayan yang merasa bersalah dan melihat reaksi tuannya segera berkata, “Tuanku,” lalu ia membaca surat Ali Imran ayat 134:

وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ

Dan orang-orang yang menahan amarahnya.

Imam Ja’far yang mendengar itu lalu menjawab, “Aku sudah menahan marahku.” Sambil beliau mengatur nafas dan raut mukanya agar tenang.

Sang pelayan melihat wajah tuannya masih agak kesal. Lalu ia melanjutkan ayat tadi:

وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ

Dan memaafkan kesalahan orang lain.

Imam Ja’far lalu melihat pelayannya yang memelas, “Sungguh, aku sudah memaafkanmu.”

Sang pelayan merasa lega mendengar jawaban Imam Ja’far, lalu ia kembali meneruskan bacaan Al-Qur’annya:

وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan (QS. Ali Imran [3]: 134).

Setelah sang pelayan menyelesaikan ayatnya, Imam Ja’far segera berkata kepadanya, “Sudah, kamu boleh pergi. Sekarang kamu merdeka karena Allah.”

~Siapa saja yang membebaskan seorang muslim maka Allah akan menyelamatkan anggota tubuhnya dari api neraka dari setiap anggota tubuh yang dimerdekakannya (HR. Muslim no. 1509).

Referensi: Ibrahim Syams Ad-Din; Qishash Al-’Arab.

###

*Jika artikel di aplikasi KESAN dirasa bermanfaat, jangan lupa share ya. Semoga dapat menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin. Download atau update aplikasi KESAN di Android dan di iOS. Gratis, lengkap, dan bebas iklan.

**Ingin menulis untuk KESAN dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id.

Bagikan artikel ini

Berita terkait