Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Minggu, 05 September 2021

Kisah Hikmah: Tidak Merepotkan Orang Lain

Umar bin Abdul Aziz adalah khalifah kedelapan dari Bani Umayyah yang terkenal adil dalam memimpin negara, hingga beliau dijuluki sebagai Khulafa’ Ar-Rasyidin kelima (setelah Abu Bakar ra., Umar bin Khattab ra., Utsman bin Affan ra., dan Ali bin Abi Thalib ra.)

Sebagai seorang pemimpin, khalifah Umar bin Abdul Aziz tidak manja dan tidak suka merepotkan orang lain. Sesuatu yang bisa beliau kerjakan sendiri, maka akan dikerjakan sendiri. Beliau bukanlah tipe pemimpin yang suka menyuruh-nyuruh bawahannya.

Pada suatu malam, beberapa orang datang ke kediaman khalifah Umar bin Abdul Aziz karena ada keperluan. Saat sedang mengobrol, lampu obor yang digantung di ruang tamu mati. Beliau lalu segera berdiri dan memperbaikinya.

Para tamunya merasa tidak enak hati, karena melihat pemimpin mereka harus mengurus sendiri lampu yang mati. “Wahai Amirul Mukminin, mengapa engkau tidak menyuruh kami melakukannya?” tanya seorang tamu.

“Ini juga tidak merepotkanku kan?” jawab sang khalifah.

Tak lama kemudian, khalifah Umar kembali duduk menemani para tamunya. Beliau lalu berkata, “Saat aku berdiri, aku tetaplah Umar bin Abdul Aziz. Saat aku duduk, juga tetap Umar bin Abdul Aziz (tidak ada yang berubah).”

~Ya Allah, siapa yang diberikan tanggung jawab untuk mengurusi umatku, lalu ia merepotkan mereka, maka susahkanlah dia. Dan yang memudahkan mereka, maka mudahkanlah untuknya (HR. Muslim no. 1828).

Referensi: Ibnu ‘Abd Al-Hikam; Sirah Umar bin ‘Abd Al-’Aziz.

###

*Jika artikel di aplikasi KESAN dirasa bermanfaat, jangan lupa share ya. Semoga dapat menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin. Download atau update aplikasi KESAN di Android dan di iOS. Gratis, lengkap, dan bebas iklan.

**Ingin menulis untuk KESAN dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id.

Bagikan artikel ini

Berita terkait