Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Senin, 22 Juli 2019

Mindset Tawadhu Menurut Imam Al-Ghazali

Imam Al-Ghazali pernah berkata:

Tawadhu adalah tidak memandang orang lain, kecuali menganggap orang itu memiliki kemuliaan sehingga dirinya bergumam, “Bisa jadi orang itu di sisi Allah lebih baik dan lebih tinggi daripada aku.”

Bila orang itu lebih muda, dia bergumam, “Bisa jadi orang muda itu belum banyak maksiat kepada Allah, sedangkan aku banyak berbuat dosa. Pastinya, dia lebih baik daripada aku.”

Bila orang itu lebih tua, dia bergumam, “Dialah hamba Allah yang hidup lebih dahulu sebelum aku.”

Bila orang itu berilmu, dia bergumam, “Bisa jadi orang itu diberi ilmu lebih yang tidak terjangkau olehku. Bisa jadi orang berilmu itu memperoleh pengetahuan yang tidak pernah kudapatkan. Orang itu berilmu, sedangkan aku orang bodoh, dan orang itu mengamalkan ilmunya.”

Bila orang itu bodoh, dia bergumam, “Bisa jadi perbuatan maksiatnya kepada Allah lantaran ketidaktahuannya, sementara aku bermaksiat, padahal aku tahu itu adalah maksiat. Aku tidak tahu bagaimana akhir hidupku nanti dan juga bagaimana akhir hidupnya kelak.”

Bila sikap seorang hamba seperti demikian, tentu Allah akan menyelamatkannya dari murka-Nya.

Bagikan artikel ini

Berita terkait