Berita KESAN

  • Redaksi Kesan
  • Artikel
  • Sabtu, 06 Juli 2019

Pertolongan Tuhan

Di sebuah desa hiduplah seorang yang sangat bertawakal kepada Tuhan. Suatu hari pemerintah negeri itu mengabarkan bahwa banjir besar akan melanda desa tersebut.

Kepala desa pun datang ke setiap rumah warganya untuk memastikan bahwa setiap warga akan segera mengungsi. Semua warga desa akhirnya mengungsi, kecuali satu.

“Saya tidak khawatir. Pasti Tuhan akan menyelamatkanku. Kan aku orang beriman,” kata satu orang yang menolak untuk mengungsi.

Ketika banjir sudah mencapai lutut, seorang polisi dikirim untuk mengajak orang tersebut mengungsi. Ia pun kembali menolak.

Ketika banjir sudah mencapai leher, tentara dengan menggunakan perahu dikerahkan untuk membujuk orang tersebut untuk mengungsi. Lagi-lagi ia menolak.

Ketika banjir semakin tinggi, Tim SAR yang sedang berkeliling menggunakan helikopter, melihat seorang laki-laki yang berdiri di atas atap rumahnya. Laki-laki itu tak lain adalah orang yang amat bertawakal tersebut. Untuk kesekian kalinya, ia pun menolak.

“Tuhan tidak akan menelantarkan hambanya,” ucapnya penuh harap.

Tali yang dilempar oleh Tim SAR tak sudi diraihnya, ia pun akhirnya tewas tenggelam.

Dalam sekejap mata, ia dibangkitkan oleh Tuhannya. Ketika melihat Tuhannya ia pun mengadu.

“Tuhan, selama hidupku aku sangat beriman dan berserah kepada-Mu.” Mengapa engkau membiarkanku tewas tenggelam?” tanya dia.

“Wahai hamba-Ku, Aku telah mengirimkan polisi, tentara, dan Tim SAR untuk menyelematkanmu. Apa lagi yang kau harapkan dari-Ku?” jelas Tuhan.

~ Berdoa tanpa berusaha bagai memanah tanpa busur (Ali bin Abi Thalib)

###

* Ingin menulis untuk Kesan dan berbagi ilmu yang berguna? Tunggu apa lagi? Sebab berbagi ilmu itu bukan hanya indah, tetapi juga berpahala. Kirim artikelmu ke salam@kesan.id.

** Rasulullah bersabda, "Hikmah itu adalah barang yang hilang milik orang yang beriman. Di mana saja ia menemukannya, maka ambillah” (HR. Tirmidzi no. 2687; hasan menurut Imam Suyuti). 

Bagikan artikel ini

Berita terkait